dan as-Sunnah, dengan kata lain dalam prosesnya adalah dengan menggunakan bacaan ayat-ayat al-Quran dan do’a-do’a Rasulullah. Sejak tahun 1990-an pernah muncul suatu ungkapan “Indunisia Dawlah al- Syirk” (Indonesia adalah negara syirik) di sebuah majalah yang terbit di Kuwait. Peran strategis milenial dalam menangkal radikalisme menurutnya dengan cara memanfaatkan teknologi informasi untuk menyampaikan pesan-pesan perdamaian. "Generasi milenal menjadi agent of change, menjadi pionir melawan radikalisme. Milenial harus aktif dalam kegiatan positif, aktif di organisasi kampus, bidang olahraga dan lainnya agar menjadi “Barangsiapa yang mati dalam keadaan menyembah selain Allah, pasti ia masuk ke dalam neraka.“[1]. Sungguh, benar-benar mengerikan bahaya kesyirikan. Na’udzu billahi min dzaalik. Seluruh Rasul Mengingatkan Bahaya Syirik. Setiap Rasul yang diutus oleh Allah Ta’ala pasti menyeru tentang bahaya syirik. Mereka semua mendakwahkan tauhid dan وأكل الربا. وأكل مال اليتيم. والتولي يوم الزحف. وقذف المخيمات المؤمنات الغابات. "Jauhilah tujuh perkara yang membinasakan, maka para Sahabat bertanya, wahai Rosululloh apa itu? Beliau berkata: Berbuat Syirik kepada Allah, Sihir, Membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah, kecuali Beberapa pemahaman radikal yang banyak beredar di kalangan ASN diantaranya : (1) ASN yang cenderung menolak pancasila dan menolak melakukan berbagai upacara kebangsaan seperti upacara bendera, (2) Beberapa ASN menganggap tindakan kekerasan sebagai hal yang benar dengan label “jihad” yang mereka pahami, dan (3) tindakan mengujar kebencian UMG medarkeun Pedoman Pendidikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dina 2022-08-11. Maca vérsi online Pedoman Pendidikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Unduh sadaya halaman 1-45. .

tindakan rasul dalam menangkal syirik